×

Keluhan Pengadaan LKS Mencuat di SDN Karawang Kulon II, Orang Tua Pertanyakan Pembelian Melalui Toko Tertentu

Keluhan Pengadaan LKS Mencuat di SDN Karawang Kulon II, Orang Tua Pertanyakan Pembelian Melalui Toko Tertentu

Globalwijaya.com | Karawang – Keluhan terkait pengadaan Lembar Kerja Siswa (LKS) mencuat di SDN Karawang Kulon II, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Sejumlah orang tua siswa mengaku keberatan karena pembelian LKS disebut diarahkan melalui Toko Ampera.

Salah seorang orang tua siswa mengaku selama ini terbiasa membeli kebutuhan sekolah secara daring karena mempertimbangkan harga yang lebih terjangkau. Namun, ketika memilih membeli LKS di luar toko yang disebut telah ditentukan, ia mengaku mendapat pertanyaan dari pihak yang mengoordinasikan kebutuhan siswa.

“Beli LKS diwajibkan di Toko Ampera. Kalau beli di tempat lain akan ditanya-tanya,” ujar salah seorang orang tua siswa, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut bahkan sempat memicu perdebatan dengan koordinator kelas (korlas). Ia mempertanyakan alasan orang tua siswa tidak diberikan kebebasan untuk membeli LKS di tempat lain yang menawarkan harga lebih murah.

“Saya biasa beli online karena lebih murah. Kemarin sampai berdebat dengan korlas karena katanya disuruh membeli melalui sekolah. Alasannya untuk subsidi silang bagi yang tidak mampu,” katanya.

Narasumber juga mengaku sempat mempertanyakan kebijakan tersebut melalui grup komunikasi orang tua siswa. Namun, pertanyaan itu mendapat beragam tanggapan dari anggota grup lainnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, biaya paket LKS dan buku disebut mencapai sekitar Rp328 ribu per siswa.

Apabila mengacu pada jumlah sekitar 44 siswa dalam satu kelas dengan enam rombongan belajar (rombel) pada setiap jenjang, nilai pengadaan tersebut berpotensi mencapai angka yang cukup besar. Meski demikian, perhitungan tersebut masih bersifat estimasi berdasarkan keterangan narasumber dan belum dapat dipastikan secara resmi.

Selain persoalan pengadaan LKS, sejumlah orang tua siswa juga menyoroti adanya iuran bulanan yang disebut diperuntukkan bagi kebutuhan petugas kebersihan dan keamanan sekolah.

Dalam pesan yang beredar di grup orang tua siswa, tercantum pembayaran LKS + buku paket serta kas bulan Juli. Rinciannya meliputi kas kelas sebesar Rp15 ribu dan biaya petugas kebersihan (OB) sebesar Rp15 ribu, sehingga total iuran menjadi Rp30 ribu per bulan.

Para orang tua berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme pengadaan LKS, alasan pembelian yang disebut diarahkan ke toko tertentu, serta penggunaan iuran yang dibebankan kepada orang tua siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN Karawang Kulon II belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Redaksi globalwijaya.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah guna memperoleh penjelasan dan keberimbangan informasi.

(Red/Samsul)

Post Comment

You May Have Missed