QRIS Tumbuh 68%: UMKM Banten Makin Go Digital

QRIS Tumbuh 68%: UMKM Banten Makin Go Digital

Serang,Globalwijaya.com.-Transformasi digital di sektor ekonomi terus berkembang pesat, termasuk di Provinsi Banten. Penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kini semakin diminati masyarakat dan pelaku usaha, terutama UMKM.
Berdasarkan data Bank Indonesia Perwakilan Banten yang dikutip dari RRI, transaksi QRIS pada triwulan I tahun 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 68,78 persen dibandingkan periode sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mulai semakin terbiasa melakukan transaksi non-tunai dalam aktivitas sehari-hari.

UMKM Mulai Beradaptasi dengan Pembayaran Digital
Meningkatnya penggunaan QRIS turut dirasakan oleh para pelaku UMKM di Banten. Kini, banyak warung makan, kedai kopi, toko pakaian, hingga pedagang kaki lima mulai menyediakan metode pembayaran digital untuk mempermudah transaksi pelanggan.

Selain lebih praktis, penggunaan QRIS juga membantu pelaku usaha mempercepat proses pembayaran tanpa perlu menyediakan uang kembalian. Kondisi ini dinilai lebih efisien, terutama di tengah perkembangan gaya hidup masyarakat yang semakin mengandalkan smartphone dalam aktivitas sehari-hari.

Perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor utama meningkatnya transaksi digital. Banyak pelanggan kini lebih memilih pembayaran non-tunai karena dianggap cepat, aman, dan mudah digunakan di berbagai tempat.

Tidak sedikit pelaku UMKM yang sebelumnya hanya mengandalkan transaksi tunai mulai mencoba sistem pembayaran digital karena melihat tingginya minat masyarakat. Kehadiran QRIS dinilai mampu membantu usaha kecil tetap relevan di tengah perubahan zaman yang serba cepat dan modern.

Selain itu, penggunaan QRIS juga mulai dianggap sebagai bagian dari pelayanan kepada pelanggan. Banyak konsumen merasa lebih nyaman bertransaksi menggunakan dompet digital atau mobile banking dibandingkan membawa uang tunai dalam jumlah besar. Hal ini secara tidak langsung mendorong pelaku usaha untuk terus mengikuti perkembangan teknologi pembayaran.

Membantu Pengelolaan Keuangan Usaha
Tidak hanya mempermudah transaksi, QRIS juga memberikan manfaat dalam pengelolaan keuangan usaha. Setiap pembayaran tercatat secara otomatis sehingga memudahkan pelaku UMKM memantau pemasukan harian maupun perkembangan bisnis mereka.

Membantu pelaku UMKM
Pencatatan digital tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi pelaku usaha kecil yang ingin mengelola bisnis secara lebih profesional dan terstruktur. Dengan sistem pembayaran digital, pelaku UMKM juga dinilai lebih siap menghadapi persaingan usaha di era modern.
Bagi sebagian pelaku usaha, pencatatan transaksi sering menjadi kendala karena masih dilakukan secara manual. Dengan adanya QRIS, riwayat pembayaran dapat tersimpan secara otomatis sehingga memudahkan evaluasi usaha setiap harinya. Hal ini juga membantu pelaku UMKM mengetahui perkembangan omzet dan pola pembelian pelanggan.

Di sisi lain, digitalisasi pembayaran membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Konsumen dari berbagai kalangan kini cenderung memilih tempat usaha yang menyediakan pembayaran digital karena dianggap lebih praktis dan efisien.

Digitalisasi Jadi Peluang Baru
Bank Indonesia terus mendorong perluasan penggunaan QRIS di berbagai sektor sebagai bagian dari percepatan transformasi ekonomi digital. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembayaran non-tunai sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal.
Pertumbuhan transaksi QRIS di Banten menjadi bukti bahwa digitalisasi kini bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan. Pelaku usaha yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Selain dukungan dari pemerintah dan perbankan, meningkatnya literasi digital masyarakat juga menjadi faktor penting dalam pertumbuhan penggunaan QRIS. Edukasi mengenai pembayaran digital kini semakin mudah ditemukan, baik melalui media sosial, komunitas UMKM, maupun program sosialisasi dari lembaga keuangan.


Perubahan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai memasuki pola transaksi yang lebih modern dan efisien. Kehadiran QRIS tidak hanya memberikan kemudahan dalam pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari perkembangan ekonomi digital Indonesia yang terus tumbuh setiap tahunnya.


Di tengah perubahan pola transaksi masyarakat, UMKM Banten mulai menunjukkan kesiapan untuk tumbuh bersama era ekonomi digital yang semakin berkembang pesat. Dengan memanfaatkan teknologi pembayaran digital, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat daya saing bisnis mereka di masa mendatang.

Penulis : ATIKA
Jum’at, 22 Mei 2026
Kata Kunci:
QRIS Banten, UMKM Digital, Pembayaran Non Tunai, Bank Indonesia, Ekonomi Digital, Transaksi QRIS
Meta Deskripsi:
Transaksi QRIS di Banten tumbuh 68,78 persen pada triwulan I 2025. UMKM mulai beradaptasi dengan pembayaran digital untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha.

Redaksi

Post Comment

You May Have Missed