BPPKB Banten DPAC Pinang Gelar Tasyakuran Dan Santunan Anak Yatim, Perkuat Solidaritas Dan Kepedulian SosialKamis, Oktober 22, 2026.

TANGERANG, BBITerkini – Organisasi Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB Banten) DPAC Pinang menggelar tasyakuran sekaligus santunan anak yatim dalam rangka syukuran berdirinya posko jaga di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritualitas, mempererat tali silaturahmi, serta menegaskan komitmen organisasi dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPC BPPKB Banten Kota Tangerang, Zainal Febriyanto, S.H., jajaran pengurus dari tingkat DPAC hingga DPRT se-Kota Tangerang, serta tokoh masyarakat lingkungan RW 05, Ahmad Halimi.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dengan pembacaan tawasul dan tahlil yang dipimpin Ustaz Sony, dilanjutkan lantunan selawat Al-Barzanji oleh Hadroh Qulbu Salim. Suasana religius semakin bermakna dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan piatu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Tasyakuran ini bukan sekadar seremoni atas berdirinya sebuah posko, melainkan juga wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan kesehatan, rezeki, dan kesempatan untuk membangun wadah kebersamaan bagi keluarga besar BPPKB Banten DPC Kota Tangerang, khususnya jajaran DPAC Pinang.

Lebih dari itu, keberadaan posko diharapkan dapat menjadi pusat komunikasi, konsolidasi, dan silaturahmi yang mampu mendorong lahirnya berbagai kegiatan positif, baik di internal organisasi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua DPAC Pinang BPPKB Banten Kota Tangerang, H. Buroq mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga kekompakan, soliditas, serta semangat persaudaraan. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak cukup dibangun melalui struktur kepengurusan, tetapi harus diwujudkan melalui kebersamaan dan konsistensi dalam menjalankan kegiatan yang bermanfaat.
“Saya ingin kegiatan seperti ini terus berjalan sampai ke depannya nanti, saling belajar dan merangkul” ujar Buroq
Pesan tersebut menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kegiatan keagamaan dan sosial sebagai bagian dari pembinaan karakter anggota. Organisasi yang solid, pada hakikatnya, bukan hanya organisasi yang mampu menghimpun banyak anggota, melainkan juga organisasi yang dapat menjaga komitmen, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Dukungan turut disampaikan tokoh masyarakat lingkungan RW 05, Ahmad Halimi. Ia menyambut positif keberadaan BPPKB Banten DPAC Pinang dan berharap organisasi tersebut dapat membangun sinergi yang konstruktif dengan masyarakat maupun unsur pemerintahan di wilayah Kecamatan Pinang.
BACA JUGA
Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi, BPPKB DPAC Cipondoh Gelar Pengajian Sekaligus Penyerahan KTA
DPP BPPKB BANTEN Mendukung penuh Sultan Sepuh Cirebon Jadi Utusan Khusus Presiden Prabowo
Mumu Rohimu dan Cerita Kemanusiaan di Tiap Tetes Air Bersih Pinang
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara organisasi kemasyarakatan, warga, dan pemerintah merupakan salah satu modal penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam konteks tersebut, keberadaan organisasi kemasyarakatan diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi anggotanya, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas melalui kegiatan sosial, keagamaan, dan partisipasi aktif dalam pembangunan lingkungan.
Silaturahmi sebagai Fondasi Organisasi yang Bermartabat
Pengajian dan santunan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai sebuah organisasi tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya jumlah anggota atau keberadaan sekretariat dan posko. Jauh lebih penting, organisasi harus mampu menjaga akhlak, merawat persaudaraan, serta menumbuhkan kepekaan terhadap persoalan sosial di sekitarnya.
Soliditas yang sesungguhnya lahir dari rasa saling menghargai, keterbukaan dalam berkomunikasi, dan kesediaan untuk menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Dengan prinsip tersebut, kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana memperkuat karakter sekaligus menjaga keharmonisan internal organisasi.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai antarpengurus DPAC dan DPRT. Forum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi, bertukar pandangan, serta membuka ruang bagi penyampaian pertanyaan, kritik, dan saran demi menjaga keharmonisan serta meningkatkan kualitas organisasi ke depan.
Melalui tasyakuran dan santunan anak yatim ini, BPPKB Banten DPAC Pinang diharapkan mampu menjadikan posko yang baru berdiri sebagai titik awal penguatan persaudaraan dan pengabdian sosial. Sebab, organisasi yang bermartabat bukan hanya dinilai dari apa yang dibangun untuk kepentingan internal, melainkan juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Persaudaraan harus dirawat, kepedulian harus diwujudkan, dan keberadaan organisasi harus dibuktikan melalui tindakan nyata.
Red Anita Rahmanda/suryadih Wakaperwil Banten
Red,( Suryadih )
Post Comment