Perkuat Ketahanan Air Kota Serang, Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp 23,9 Miliar

SERANG | GLOBALWIJAYA – Bendung Karet Cibanten, infrastruktur vital pengatur air baku di Kota Serang kembali direhabilitasi. Proyek senilai Rp 23,9 miliar ini menjadi langkah strategis pemerintah menjaga keandalan pasokan air dan mencegah intrusi air laut di hilir Sungai Cibanten.
Rehabilitasi ini dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau-Ciujung-Cidurian, SNVT Air Tanah dan Air Baku.
Pekerjaan dengan Nomor Kontrak HK.01.02/KONS-Cibanten/Bbws3.11.2/2026 ini dimulai sejak SPMK 1 Juli 2026, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender dan sumber dana APBN 2026. Pelaksananya PT. Mitra Bahagia Utama, dengan supervisi PT. Manggala Karya Bangun Sarana KSO CV. Cipta Suramadu Konsultan.
Mengapa Harus Direhabilitasi?
Bendung Karet Cibanten yang berada di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, adalah tulang punggung sistem pengelolaan air di wilayah tersebut. Fungsinya tidak hanya mengatur elevasi muka air dan debit Sungai Cibanten, tetapi juga menjadi benteng penahan intrusi air laut dan menjaga stabilitas ekosistem sungai.
Seiring usia layanan dan tingginya intensitas operasional, komponen mekanikal, material karet, dan struktur pelengkap bendung mengalami degradasi. Jika tidak segera ditangani, risiko kegagalan fungsi akan berdampak langsung pada berkurangnya pasokan air baku bagi masyarakat.
Bukan Sekadar Perbaikan, Tapi Pembaruan Teknologi
Rehabilitasi kali ini bukan sekadar tambal sulam. Ada tiga lingkup utama yang dikerjakan:
1. Pengerukan Sedimentasi Sungai
Mengembalikan daya tampung sungai sebagai bagian dari pengendalian banjir. Endapan yang menumpuk selama bertahun-tahun membuat aliran tidak optimal.
2. Pergantian Bendung Karet Baru Berpelindung Baja
Ini yang paling krusial. Jika sebelumnya menggunakan karet biasa, kini diganti dengan tipe bendung karet berpelindung baja yang jauh lebih kuat, tahan benturan benda hanyut, dan berumur lebih panjang.
3. Pekerjaan Pengaman Tambahan
Pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) di sisi kanan bendung. Langkah ini belajar dari kejadian luapan air pada Januari 2025 lalu, agar kejadian serupa tidak terulang.
Proyek ini juga akan terintegrasi dengan sistem pemantauan hidrologi digital, sehingga pengaturan air baku bisa dilakukan lebih presisi, efisien, dan berkelanjutan.
Komitmen Pelaksanaan di Lapangan
Di lapangan, pelaksana pekerjaan menunjukkan komitmen yang terukur:
- Memberdayakan masyarakat lokal dalam proses pekerjaan, sehingga manfaat proyek tidak hanya dirasakan dari infrastrukturnya, tetapi juga secara ekonomi oleh warga sekitar.
- Komitmen tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya. Pekerjaan dilaksanakan sesuai target kontrak.
- Pemulihan sistem otomatisasi. Mengembalikan fungsi sistem mekanikal, elektrikal, dan instrumentasi bendung agar dapat beroperasi secara otomatis dan andal.
- Bekerja sesuai SOP dan RAB dari Kementerian PU. Hasil pekerjaan di lapangan saat ini sudah terlihat progresnya dan sesuai harapan teknis dari Kementerian.
Untuk Siapa Manfaatnya?
Outcome akhir dari proyek ini sangat jelas, masyarakat Kota Serang akan mendapatkan jaminan pasokan air baku sebesar 40 liter per detik untuk kebutuhan domestik, industri, dan perkotaan.
Penerima manfaatnya adalah masyarakat dan seluruh sektor pengguna air baku di wilayah layanan Kota Serang.
Dengan rehabilitasi ini, usia layanan Bendung Cibanten diharapkan bertambah signifikan, suplai air baku lebih terjamin, dan infrastruktur dapat beroperasi dengan aman untuk jangka panjang. Ini adalah investasi ketahanan air bagi generasi mendatang di Kota Serang.
(RB/Redaksi SR)
Post Comment