Kecelakaan Maut di Jembatan Merah Purbalingga, Satu Korban Meninggal Dunia..Jembatan Merah, Purbalingga – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi pada Jumat (21/8/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Jembatan Merah, Purbalingga. Peristiwa ini menewaskan seorang perempuan bernama Asih Marliyah (42), warga Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah .

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor yang ditumpangi korban bersama anaknya diduga mengalami masalah pada sistem pengereman saat melintasi jembatan. Motor kemudian menabrak pembatas jembatan dan korban yang berada di posisi boncengan terjatuh ke bawah jembatan .
“Ibu itu warga Kalikabong, mau ke Tunjungmuli. Kemungkinan yang bawa motor anaknya, yang dibonceng ibunya. Rem motornya loss, ibunya jatuh ke bawah jembatan. Anaknya selamat, tertahan di pipa-pipa jembatan,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Korban yang mengalami luka parah segera dilarikan ke IGD rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Kondisi Jembatan Merah yang menghubungkan Desa Tegalpingen (Kecamatan Pengadegan) dan Desa Pepedan (Kecamatan Karangmoncol) memang sedang menjadi perhatian. Beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis (20/8/2026), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga menyatakan jembatan tersebut sudah tidak layak dilalui seluruh jenis kendaraan dan menjajaki kerja sama dengan UGM untuk penilaian kondisi struktur jembatan .
“Kondisi struktur jembatan dinilai sudah tidak layak untuk dilalui seluruh jenis kendaraan. Saat ini Jembatan Merah berstatus ditutup terbatas,” ungkap Kepala DPUPR Kabupaten Purbalingga, Drajat Uji Wahyono .
Namun demikian, hingga kini masih banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas. Pembatas jembatan pada beberapa titik juga dilaporkan dalam kondisi rusak atau hilang .
Warga sekitar mengaku prihatin dengan kejadian ini. “Oalah pantes Miki rame ng kono, jan balik kerja menangi 3 kecelakaan, ya sing ng Padamara, ng ngarep pom Kaligondang, terus ng Jembatan Merah. Sing ngati-ati lur,” ujar seorang warga dengan logat khas Banyumasan.
Kapolres Purbalingga melalui Satlantas dijadwalkan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi Jembatan Merah, mengingat kondisi jembatan yang dinilai berbahaya.
red, sokim .
Post Comment