HUT RI ke-81, Cecep Azhar: Waspadai Penjajahan Modern yang Menggerus Kedaulatan NKRI

Globalwijaya.com | Serang – Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tokoh masyarakat Cecep Azhar mengingatkan agar seluruh elemen bangsa mewaspadai bentuk “penjajahan modern” yang kini mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, ancaman saat ini tidak lagi berupa senjata, melainkan datang melalui arus disinformasi, candu teknologi asing, lemahnya literasi digital, hingga ketergantungan terhadap pasar dan modal luar negeri. Kondisi ini diperparah dengan erosi nilai-nilai lokal akibat derasnya arus globalisasi.
“Posisi Indonesia yang kerap hanya menjadi pasar produk luar negeri dan bergantung pada rantai pasok global membuat industri domestik mudah terganggu saat terjadi krisis atau perang,” ujar Cecep, Senin (17/8/2026).
Ia merinci 9 poin kedaulatan yang harus dijaga bangsa di usia kemerdekaan ke-81 ini:
1. Kedaulatan Agraria
Penjajahan modern di bidang agraria terjadi melalui penguasaan aset dan modal. Hilangnya tanah rakyat ke pihak asing atau korporasi besar akibat lemahnya regulasi, desakan ekonomi, dan alih fungsi lahan yang mengabaikan hak masyarakat lokal.
2. Kedaulatan Sumber Daya Alam
Menjual hasil bumi mentah tanpa nilai tambah membuat kekayaan alam terkuras ke luar negeri dengan harga murah.
3. Kedaulatan Pangan
Alih fungsi sawah demi keuntungan instan merusak kedaulatan pangan. Berkurangnya lahan produktif menurunkan hasil panen beras lokal secara drastis.
4. Kedaulatan Laut dan Pulau
Pencurian ikan oleh kapal asing, penguasaan pulau-pulau kecil secara eksklusif, hingga perusakan terumbu karang dan pencemaran limbah industri mengancam nelayan tradisional.
5. Kedaulatan Nikel, Batu Bara, dan Tambang Lainnya
Ketergantungan modal asing dan lemahnya teknologi nasional membuat bangsa sendiri hanya menjadi penonton di atas kekayaan alamnya sendiri.
6. Kedaulatan Lingkungan
Alih fungsi hutan dan pengerukan gunung demi kepentingan korporasi merusak fungsi lindung alam dan mengancam keselamatan ruang hidup.
7. Kedaulatan Tambang Emas
Menjual bijih atau konsentrat emas mentah tanpa pengolahan membuat negara kehilangan nilai tambah ekonomi yang besar.
8. Kedaulatan Wilayah Pesisir
Reklamasi komersial yang tidak terkontrol menyebabkan daratan baru dan ruang laut justru dikuasai asing atau swasta dan dijual secara eksklusif.
9. Kedaulatan Teknologi dan Infrastruktur
Dominasi platform dan infrastruktur digital asing membuat bangsa mudah disetir secara ekonomi maupun geopolitik.
Cecep menegaskan, menjaga kedaulatan berarti melindungi negara dari pengaruh atau campur tangan asing yang merugikan.
“Kemandirian bangsa harus kita wujudkan. Indonesia harus kuat di bidang pangan, ekonomi, teknologi, hukum, serta pertahanan agar posisi kita setara dengan negara maju lainnya,” tandasnya.***
Post Comment