H. Hercules Resmi Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Ajak Kaum Buruh Bersatu Kawal Pemerintahan Prabowo

JAKARTA, Globalwijaya.com – Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya, H. Hercules Rozario Marshal, resmi dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) dalam Kongres dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II SBNI yang digelar di Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam Rakernas II SBNI yang dihadiri jajaran pengurus dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup M. Jumhur Hidayat, Ketua Umum Partai Rakyat Indonesia (PRI) M. Nazaruddin, Sekretaris Jenderal DPP GRIB Jaya Zulfikar, Sekretaris Jenderal PNJ Ardi Rudanto, serta para tokoh buruh dan aktivis pergerakan nasional.
Dalam sambutannya, H. Hercules mengajak seluruh elemen buruh, organisasi kemasyarakatan, dan komponen bangsa untuk memperkuat persatuan serta bersinergi dalam mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, perbedaan organisasi bukanlah penghalang untuk memiliki tujuan bersama dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan bangsa.
> “Hari ini saya berdiri di sini, sebenarnya harus pakai baju GRIB, tapi saya pakai baju SBNI. Berarti kita sudah seperti keluarga besar yang bersaudara. Kalau dijayakan, SBNI, PNJ, dan GRIB Jaya adalah satu wadah untuk kita,” ujar H. Hercules yang disambut tepuk tangan meriah peserta kongres.
H. Hercules juga mengapresiasi perkembangan SBNI yang dinilainya terus menunjukkan kemajuan. Saat ini, kepengurusan SBNI telah terbentuk di hampir seluruh provinsi di Indonesia dan terus memperluas struktur organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota.
Menurutnya, kaum buruh merupakan kekuatan strategis yang memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan nasional.
Ajak Beri Kesempatan Pemerintah Bekerja
Sebagai salah satu tokoh yang turut berjuang memenangkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024, H. Hercules mengajak masyarakat, khususnya kaum buruh, untuk memberikan kesempatan kepada pemerintah menjalankan program-program prioritasnya.
Ia menilai pemerintahan membutuhkan waktu untuk membangun sistem kerja yang solid dan menyelesaikan berbagai persoalan bangsa secara bertahap.
“Kita rakyat juga perlu menunggu. Tidak bisa presiden terus bekerja sendiri. Beliau tentu akan mempelajari setiap persoalan secara menyeluruh, bukan berdasarkan isu atau katanya-katanya. Karena itu, mari kita rangkul mereka yang berbeda pandangan dan bersama-sama menjaga ibu kota serta negara ini,” tegasnya.
Dorong Sinergi Jaga Kamtibmas
Menutup sambutannya, H. Hercules menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia mendorong SBNI untuk terus membangun sinergi dengan tokoh agama, ulama, pondok pesantren, serta aparat TNI dan Polri guna menjaga persatuan dan kedamaian bangsa.
Selain itu, ia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat penegakan hukum secara profesional, termasuk pemberantasan korupsi dan pembenahan birokrasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Menurut H. Hercules, penegakan hukum yang profesional, adil, dan tidak pandang bulu akan menjadi fondasi penting bagi terwujudnya Indonesia yang lebih maju, tertib, dan sejahtera.
Post Comment