HUT ke-48 FKPPI, Ketua MRC GADAFE Firdaus Kenang Semangat Persaudaraan dan Perjalanan Anak Kolong

Globalwijaya.com | PEKANBARU — Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) genap berusia 48 tahun pada 12 September 2026. Momentum hari jadi yang diperingati setiap 12 September ini menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat tali silaturahmi, persaudaraan, kebersamaan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ucapan selamat dan doa untuk keluarga besar FKPPI disampaikan Ketua MRC GADAFE, Firdaus, S.E. Ia berharap di usia ke-48 tahun, FKPPI semakin solid, berkembang, serta mampu terus menjaga nilai-nilai persaudaraan yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi tersebut.
“Selamat ulang tahun ke-48 untuk keluarga besar FKPPI. Semoga semakin solid, semakin maju dan terus menjaga persaudaraan serta kebersamaan. Mudah-mudahan FKPPI selalu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Firdaus.
Bagi Firdaus, semangat persaudaraan dan kekeluargaan tersebut memiliki makna tersendiri. Ia merupakan anak kolong, sebutan yang dikenal bagi anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga anggota TNI maupun Polri. Lingkungan tersebut turut membentuk dirinya dengan nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, solidaritas dan rasa persaudaraan.
Semangat yang tumbuh sejak masa kecil itu kemudian menjadi bagian dari perjalanan Firdaus ketika membangun hubungan persahabatan bersama teman-temannya. Pada 2011, Firdaus bersama Gagah Tri Dharma, yang juga merupakan anak anggota kepolisian, mendirikan MRC GADAFE di Kota Pekanbaru.
MRC GADAFE atau Motor Riders Club GADAFE pada awalnya lahir dari sebuah hubungan pertemanan dan kesamaan hobi di kalangan anak muda. Sepeda motor menjadi salah satu sarana untuk berkumpul, melakukan perjalanan bersama, nongkrong, serta membangun hubungan pertemanan yang semakin erat.
Namun, perjalanan MRC GADAFE kemudian berkembang lebih luas. Komunitas ini tidak hanya berfokus pada dunia sepeda motor atau otomotif, tetapi menjadi wadah persahabatan dan persaudaraan yang menaungi berbagai kegiatan positif, termasuk olahraga, kegiatan sosial, kepemudaan, silaturahmi dan aktivitas kebersamaan lainnya.
“Kalau melihat perjalanan MRC GADAFE dari awal, memang banyak kegiatan kami yang berawal dari hobi motor. Kami motoran, nongkrong, bermain futsal, sepak bola dan melakukan berbagai kegiatan bersama. Tetapi yang paling penting sebenarnya adalah hubungan persahabatan dan persaudaraan yang terbentuk dari semua kegiatan itu,” kata Firdaus.
Berbagai kenangan masa awal berdirinya MRC GADAFE hingga kini masih menjadi bagian dari perjalanan komunitas. Salah satunya adalah kebiasaan bermain sepak bola di Lapangan Asrama Polri Jalan Paus, Rumbai. Selain itu, terdapat pula kegiatan pertandingan futsal, berkumpul bersama, aktivitas otomotif dan berbagai kegiatan anak muda yang dilakukan pada masa tersebut.
Menurut Firdaus, aktivitas-aktivitas sederhana yang dilakukan pada masa itu justru menjadi fondasi terbentuknya ikatan yang kuat. Dari sekadar berkumpul dan menjalani hobi bersama, tumbuh rasa saling mengenal, saling menghargai dan saling membantu hingga akhirnya membentuk sebuah persaudaraan.
Karena itu, MRC GADAFE hingga saat ini tidak ingin membatasi dirinya hanya sebagai komunitas otomotif. MRC GADAFE merupakan komunitas persahabatan dan persaudaraan yang mewadahi otomotif, olahraga, sosial, kepemudaan dan berbagai kegiatan positif.
Nilai tersebut tercermin dalam nama GADAFE, yang merupakan kepanjangan dari GARDA, AKTIF, DINAMIS, AMAN, FRIENDSHIP dan ERAT. Nilai-nilai tersebut menjadi semangat bagi anggota untuk tetap aktif berkegiatan, menjaga keamanan dan ketertiban, membangun persahabatan serta mempertahankan hubungan persaudaraan.
Bagi Firdaus, perjalanan MRC GADAFE juga menjadi gambaran bahwa sebuah persahabatan yang dimulai dari hal-hal sederhana dapat berkembang menjadi ikatan kekeluargaan yang bertahan dalam waktu panjang.
“Bagi kami, motor hanyalah salah satu bagian dari sejarah MRC GADAFE. Yang lebih utama adalah persahabatan dan persaudaraan. Dari dulu sampai sekarang, kami ingin menjaga hubungan baik dan tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang positif,” ungkapnya.
Dalam momentum HUT ke-48 FKPPI, Firdaus berharap nilai persaudaraan yang telah diwariskan dari generasi sebelumnya dapat terus dijaga oleh generasi muda. Menurutnya, perkembangan zaman tidak seharusnya membuat hubungan kekeluargaan dan silaturahmi menjadi semakin renggang.
“Semoga FKPPI di usia ke-48 tahun semakin kuat dan semakin solid. Generasi muda juga harus terus menjaga silaturahmi, menghargai sejarah dan meneruskan nilai-nilai positif yang sudah dibangun oleh generasi sebelumnya,” ujarnya.
Selamat HUT ke-48 FKPPI. Semoga semakin solid, semakin maju, dan terus menjadi bagian dari kekuatan persaudaraan serta kebersamaan anak bangsa.Red:Firdaus -kaperwil Riau
Post Comment