MIRIS, KAPAL MOTOR FERI BERLABUH MASIH TANPA DERMAGA DAN TANPA TERMINAL SEJAK TAHUN 1990 DI SERAM BAGIAN BARAT SAMPAI SEKARANG

Globalwijaya.com – ( MALUKU )-Kab.Seram Bagian Barat. Warga Kecamatan Amalatu di Kabupaten Seram Bagian Barat masih menggunakan pantai sebagai tempat naik turun KM FERI. Hingga kini, infrastruktur dermaga Dan terminal pelabuhan belum tersedia.
Menurut keterangan masyarakat belum tersedianya Dermaga pelabuhan dan terminal belum dibangun karena ada permasalahan tanah yang tidak di atasi oleh pemerintah khususnya sehingga sampai saat ini Dermaga pelabuhan Amalatu Kab. Seram Bagian Barat yang menghubungkan transpotasi laut Seram Saparua belum juga dibangun.
Masyarakat mengeluh dengan belum tersedianya Dermaga dan terminal di pelabuhan baik penumpang, maupun Kendaraan bermotor ketika naik dan turun KM FERI waktu musim angin ombak kendaraan basah kena air laut, begitu juga sebaliknya ketika antrian penumpang saat tunggu di pelabuhan saat musim hujan penumpang menghindar dari kehujanan berlindung di rumah-rumah tempat pemukiman masyarakat.
Menurut keterangan Awak Kapal dan Kapten KMP LAYUR setelah di temui media Globalwijaya.com/ Hendry T. tanggal. 31 Agustus 2026 bahwa kapal Feri beroperasi sejak tahun 1990 tanpa Dermaga, tugas pokok Awak dan Kapten Kapal yaitu menjaga Operasional Kapal dan keselamatan penumpang, dan untuk pembangunan Dermaga dan terminal selanjutnya mengajak Media untuk bertanya saja ke pihak pemerintah dalam hal ini Camat Amalatu, Bupati SBB sama
Dinas perhubungan.
// Hendry T.


Post Comment