Latihan Rutin Pencak Silat Cempaka Putih Pusat: Membangun Mental, Fisik, dan Jati Diri Pendekar Masa Depan

MAGETAN – KARANGANYAR – JUMANTONO, Globalwijaya.com – Keluarga besar Pencak Silat Cempaka Putih Pusat yang bergerak di wilayah Panekan, Magetan, Jawa Timur; Cabang Karanganyar, Jawa Tengah; serta Ranting Jumantono, terus menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan dan mengembangkan seni bela diri budaya bangsa. Di bawah bimbingan langsung para pelatih berpengalaman, Angga Saputra dan Tanziil Drajat Nur Hakiim, kegiatan latihan rutin berjalan tertib dan penuh semangat setiap minggunya.
Dalam agenda latihan yang dilaksanakan dua kali dalam seminggu, para siswa difokuskan pada penguasaan teknik jurus yang akurat, serta pembentukan kekuatan mental, ketangguhan fisik, dan ketabatan lahir batin. Proses latihan ini menjadi tahapan fundamental yang harus dilalui setiap pesilat sebelum melangkah ke tingkatan yang lebih tinggi, yaitu latihan tenaga dalam hingga mencapai jenjang puncak pendekar.
Dua siswa yang kini aktif dan bersungguh-sungguh mengikuti setiap tahapan pembinaan adalah Salsabillah Arifina Rahajeng dan Rora Adelia. Keduanya dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam mengikuti setiap materi latihan, bertekad menguasai seluruh ilmu dan nilai luhur yang diajarkan dalam perguruan ini.
Ketua Ranting Jumantono, Mas Wawan, dalam setiap kesempatannya selalu menekankan pentingnya konsistensi dan kesabaran dalam menuntut ilmu pencak silat. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar gerakan fisik, melainkan sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan keseimbangan antara kekuatan fisik serta ketenangan batin.
“Kami tidak hanya membentuk pesilat yang tangguh bertarung, tetapi juga insan yang berbudi luhur. Tahapan demi tahapan, mulai dari jurus, tes fisik dan mental, hingga tenaga dalam, harus dijalani dengan ikhlas dan tekun. Itulah jalan menuju puncak pendekar sejati,” ujar Mas Wawan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberlangsungan warisan budaya bangsa yang terus dijaga dan dikembangkan oleh Cempaka Putih Pusat di berbagai wilayah. Harapannya, dari pembinaan yang terstruktur ini akan lahir para pendekar-pendekar muda yang tidak hanya mahir dalam seni bela diri, tetapi juga menjadi teladan bagi lingkungan sekita.
Red/joko are
Post Comment