PROYEK FLYOVER UNYUR RP 24,6 MILIAR YANG SEMPAT ALERGI WARTAWAN.

KOTA SERANG, Globalwijaya com- Misteri proyek Flyover Unyur di Kota Serang yang sempat melarang wartawan masuk saat kunjungan DPRD dan Dinas PUPR Provinsi Banten akhirnya terkuak.
Berdasarkan papan informasi proyek yang berhasil diabadikan Tim Media Global Wijaya di lokasi, proyek strategis tersebut memiliki data lengkap sebagai berikut:
PEMERINTAH PROVINSI BANTEN
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
- Nama Pekerjaan: Pembangunan Flyover Unyur (Kota Serang)
- Penyedia Jasa: PT. GHALI MULTI PERDANA
- Nomor Kontrak: 600.1.10/064/SPK/PFO-UKS/BBM/DPUPR/2026
- Nilai Kontrak: Rp 24.609.675.000,-
- Tanggal Kontrak: 27 April 2025 / 2026 (Tertulis 2026 di papan proyek sebelumnya Rp 24.609.675.000)
- Waktu Kerja: 210 Hari Kalender
- Metode Pemilihan: TENDER
- Konsultan Pengawas: PT. KARYA PRATAMA KONSULINDO
- Sumber Dana: APBD T.A. 2026
Proyek ini terpantau juga telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan, yang artinya jaminan keselamatan pekerja harusnya terjamin.
Sebelumnya diberitakan, proyek dengan nilai jumbo Rp 24,6 Miliar ini sempat menjadi sorotan karena tertutup. Saat tim MGW ingin mengkonfirmasi kunjungan anggota DPRD Provinsi Banten dan pejabat PUPR Provinsi ke lokasi, wartawan justru dihalangi security dengan alasan “ada kunjungan . Proyek 24,6 Miliar itu uang rakyat, bukan proyek warisan nenek moyang pemborong. Kalau tertutup, patut dicurigai. Kami minta PT. Ghali Multi Perdana dan PT. Karya Pratama Konsulindo sebagai pengawas untuk terbuka. Jangan sampai flyover baru setahun sudah retak,” tegas salah satu aktivis.
Hingga kini, publik masih menunggu transparansi dari Dinas PUPR Provinsi Banten terkait progres fisik Flyover Unyur yang sudah berjalan berapa persen dan apakah ada kendala di lapangan yang membuat dewan sampai turun langsung.
Catatan Redaksi: Sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999, kami masih membuka hak jawab bagi PT. Ghali Multi Perdana, PT. Karya Pratama Konsulindo, dan Dinas PUPR Provinsi Banten. Kami pun mendapat pengakuan dari salah satu security bahwa kami pun belum di gaji selama 3 bulan.dan tidak tau sekarang pelaksana nya siapa ucap nya.

(red,bntr)
Post Comment