Heboh!! Warga Kota Serang Aksi Tanam Pisang Di Jalan Berlubang

Kota Serang,Globalwijaya.Com.– Warga Link Cigerem RT 009, RW 003, Pabuaran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak parah dan berlumpur. Bahkan, sebagai bentuk protes, warga menanami sejumlah lubang di badan jalan dengan pohon pisang agar pengendara lebih waspada.
Jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut tampak berlubang, dipenuhi genangan air, dan semakin parah saat hujan turun. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 15.03 WIB, permukaan jalan terlihat tidak rata dan dipenuhi lumpur. Sejumlah lubang cukup dalam tertutup air sehingga membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat.
Warga menyebutkan, kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan maksimal dari pihak terkait. Saat musim hujan, kondisi jalan menjadi licin dan rawan menyebabkan kendaraan tergelincir.
“Kalau hujan turun, jalan makin parah. Banyak pengendara motor yang hampir jatuh karena tidak terlihat mana lubang dan mana genangan,” ujar salah satu warga setempat.
Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak pada aktivitas perekonomian warga. Distribusi barang dan mobilitas masyarakat menjadi terhambat. Anak-anak sekolah serta para pekerja yang melintasi jalur tersebut harus ekstra hati-hati setiap hari.
Tim media yang turun langsung ke lokasi mendapati kondisi jalan memang memprihatinkan. Bahkan, sebagian bahu jalan dilaporkan amblas akibat longsor yang dipicu derasnya aliran air hujan. Kondisi tersebut diduga diperparah oleh sistem drainase dan gorong-gorong yang berukuran kecil, sehingga debit air tidak tertampung dengan baik dan menyebabkan genangan hingga banjir saat hujan deras.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Serang melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan agar akses transportasi menjadi lebih aman dan nyaman. Perbaikan dinilai mendesak karena jalan tersebut merupakan jalur penghubung antarpermukiman di wilayah Kecamatan Walantaka.
Warga juga meminta adanya perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur lingkungan, khususnya di wilayah pinggiran kota, agar pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Red***
Post Comment